Gule Gending

Comments (5)
28 Mei 2008

Seni tradisional yang sekaligus menjadi daya tarik pedagang gula ini.

5 Comments, Comment or Ping

  1. Tiang asek jarine, rindu kepada pedagang gule gending.. semoga mereka hidup sejahtera…

  2. Kareng sekali te ulek jak, te hunting doang ruenne. Sayang tahun kemarin ada penjual jaje rambok (gule gending), laguk ndekte sempet ngambil gambar.

  3. abib

    gula gending merupakan salah satu karya putra putri lombok, dan itu merupakan hal yang positif karna di samping jualan gula dan juga bisa menghibur orang lain sehingga yang susah bisa merasa senang dan insyaallah itu perbuatan mulia.karna jual beli di bolehkan oleh syara’ dan membuat orang lain senang itu adalah perbuatan yang afdhal.
    semoga para pejual gula gending semuanya mendapatkan rizki yang halal dan barokah serta di mudahkan dalam semua urusan.
    ‘ KERJAKAN HAL POSITIF, DAN JANGAN BERFIKIR UNTUK HAL HAL YANG NEGATIF DEMI MASA DEPAN YANG GEMILANG’

    jadi pingin makan gula gending nih… masih ada gak sekarang…? kalau masih ada, kapan bisa balik kampung yah…?

  4. ria rasyid

    waktu kecil tiang senang banget kalo ada penjual gule gending datang ke kampung,lingkok teres,kami anak anak kampung berlarian mengejar untuk beli gul e gending,,sambil berteriak “beli semet meoooooooong”hehhehehehehehe
    insyaallah kalo pulang taun dpan msh bisa bernostalgia dengan makan “semet meong”kwakakakak

  5. sul

    tunas bketoan.. mbe asaln gula gending ne..?

Reply to “Gule Gending”

2008 sasakTV(beta).